3 Masa Hidup Manusia: Masa Lalu, Masa Kini dan Masa Depan

Jasindopt.com – Hidup ini ada tiga masa yakni masa lalu, masa kini dan masa depan (masa yang akan datang).

Ketiganya saling berkaitan satu sama lainnya, merupakan rangkaian perjuangan hidup untuk dilalui setiap orang.

Ada ungkapan lama yang mengatakan:”Kemaren adalah kenangan, sekarang adalah kenyataan dan esok adalah impian”.

Tuhan tidak dibatasi oleh dimensi waktu, namun kita sebagai ciptaan adalah yang terikat pada waktu.

Artinya waktu kita untuk menikmati hidup ini ada batasnya, ada yang cepat tapi ada juga yang bisa menikmati waktu yang lama untuk hidup.

Ketika kita masih diberikan waktu itu sekaligus kita diberikan kesempatan untuk mempergunakannya sebaik-baiknya.

Apabila kesempatan itu diabaikan atau disia-siakan, maka kita akan kehilangan peluang untuk mendapatkan apa yang berguna dalam hidup ini.

Karena di dalam setiap waktu Tuhan sudah sediakan segala kebaikankebaikan untuk kita dapatkan dan nikmati.

  • Masa lalu biarlah berlalu dan sudah pasti tidak akan bisa di ulang kembali.
  • Masa kini, adalah kenyataan yang sedang kita hadapi dan harus dijalani.
  • Masa yang akan datang kalau Tuhan masih mengijinkan adalah yang sedang menanti kita dengan sejuta harapan.

Masa adalah suatu tahapan dimana kita pernah melewati hal itu, atau belum pernah melewati hal tersebut.

Masa seringkali di anggap sepele oleh orang banyak, jika di perhatikan ada beberapa tahap bagi masa itu sendiri, yaitu :

1. Masa Lalu

Masa lalu adalah masa yang sudah kita lewati dan tidak akan mungkin kembali. Masa lalu hanya bisa dikenang dan dipelajari. Semua manusia pasti punya masa lalu yang buruk maupun baik. Masa lalu yang buruk akan menjadi pelajaran hari ini, untuk memperbaiki masa depan yang lebih baik.

Masa lalu itu adalah sebuah sekolah kehidupan nyata yang penuh masa lika-liku perjalanan hidup seseorang. Dalam mengarungi masa kehidupan tak selamanya berjalan lurus-lurus saja. Ada yang terperosok ke dalam lembah hitam.

Sehingga suatu saat manusia menemukan sebuah titik jenuh dimana manusia mencapai titik puncak tertinggi untuk saatnya kembali berbenah untuk menjadi pribadi yang baik.

Di saat masa lalu itulah memberi pelajaran yang sangat berharga bagi setiap manusia untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Boleh jadi orang yang memiliki masa lalu yang sangat kelam, tetapi masa kini telah berubah drastis menjadi pribadi yang lebih baik.

Masa lalu adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan totalitas peristiwa yang terjadi sebelum suatu titik waktu tertentu. Masa lalu dikontraskan dengan dan didefinisikan oleh masa kini dan masa depan.

Konsep masa lalu berasal dari mode linier di mana pengamat manusia mengalami waktu, dan diakses melalui ingatan dan pengingatan. Selain itu, manusia mencatat masa lalu sejak munculnya bahasa tertulis.

Masa lalu ialah masa dimana kita telah melewati hal tersebut, atau masa yang telah lampau.

Masa lalu itu “Penting”, mengapa? Karena dari masa lalu kita mendapatkan banyak pengalaman, dapat belajar dari masa lalu. Yang buruk di perbaiki, yang baik kita buat lebih baik kembali.

Masa lalu itu sebaiknya dilupakan, tetapi ingat masa lalu itu “Penting”.

2. Masa Kini

Masa kini atau sekarang adalah waktu yang dikaitkan dengan peristiwa yang dirasakan secara langsung untuk pertama kali, bukan sebagai ingatan (dirasakan lebih dari sekali) atau spekulasi (diprediksi, hipotesis, tidak pasti).

Masa kini adalah periode waktu antara masa lalu dan masa depan. Masa kini dalam beberapa konteks dapat bervariasi maknanya, dari tepat di waktu dan detik ini hingga sehari atau lebih lama.

Masa kini kadang-kadang direpresentasikan sebagai hyperplane dalam ruang waktu, biasanya disebut “sekarang”.

Namun, fisika modern menunjukkan bahwa hyperplane seperti itu tidak dapat didefinisikan secara unik untuk pengamat dalam gerakan relatif.

Masa kini adalah masa yang “Paling Penting”, karena masa kini yang menentukan kita ke depan nya seperti apa, mau jadi apa kita.

Di masa kini kita malas-malasan saja, ya itu pasti akan menentukan masa depan kita, jika kita berusaha untuk masa kini, masa depan kita pasti akan cerah. Ingat masa kini adalah masa yang “Paling Penting”.

3. Masa Depan

Masa depan adalah waktu setelah masa kini. Kedatangannya dianggap tak terelakkan karena keberadaan waktu dan hukum fisika.

Sebagai akibat dari sifat realitas yang tampak dan keniscayaan masa depan, maka segala sesuatu yang ada saat ini dapat dibagi menjadi dua kategori.

Kategori pertama adalah entitas permanen, artinya akan ada selamanya, dan entitas sementara, yang artinya akan berakhir.

Dalam pandangan Barat, yang menggunakan konsepsi waktu linier, masa depan adalah bagian dari garis waktu yang diproyeksikan dan diantisipasi untuk terjadi.

Dalam relativitas khusus, masa depan dianggap sebagai masa depan mutlak, atau kerucut cahaya masa depan.

Dalam filsafat waDalam filsafat waktu, presentisme adalah keyakinan bahwa hanya masa kini yang ada, masa depan dan masa lalu tidaklah nyata.

Agama-agama mempertimbangkan masa depan saat membahas masalah-masalah seperti karma, kehidupan setelah kematian, dan eskatologi yang mempelajari akhir zaman dan akhir dunia.

Beberapa tokoh agama seperti nabi dan peramal juga mengklaim bisa melihat ke masa depan.

Studi masa depan, atau futurologi, adalah ilmu, seni, dan praktik mendalilkan kemungkinan yang akan terjadi pada masa depan.

Praktisi modern menekankan pentingnya masa depan alternatif dan jamak, daripada satu masa depan yang monolitik.

Futurolog modern juga menekankan keterbatasan prediksi dan probabilitas, alih-alih meramalkan kemungkinan-kemungkinan pada masa depan.

Predeterminisme adalah keyakinan bahwa masa lalu, sekarang, dan masa depan telah ditentukan.

Konsep masa depan telah dieksplorasi secara ekstensif dalam berbagai produk budaya, termasuk gerakan seni dan aliran seni yang didedikasikan sepenuhnya untuk hal-hal yang berkaitan dengan masa depan, seperti gerakan futurisme abad ke-20.

Sobat jasindopt.com !. Ada beberapa istilah populer tentang bagaimana manusia menyikapi waktu yakni :

Bagi orang yang positip menyikapi waktu; mengejar waktu, mempergunakan waktu, menghargai waktu, berpacu dengan waktu.

Kemudian membuang waktu, mencuri waktu, menyia-nyiakan waktu, adalah bagi orang yang negatip menyikapi waktu.

Memakai waktu sebaik-baiknya terutama di masa-masa sulit dan di saat-saat menghadapi kehidupan yang penuh dengan tantangan, penderitaan dan godaan adalah kesempatan yang harus dipergunakan sebaikbaiknya agar kita tidak jatuh, goyah dan putus asa.

Masa depan ialah masa kita untuk meraih kesuksesan, mau jadi apa kita, mau seperti apa kita.

Harus benar-benar paham bagaimana kita menyikapi masa depan, karena masa depan itu “Sangat Penting” untuk kehidupan kita kedepannya.

Semoga artikel ini bermanfaat.

%d blogger menyukai ini: