Peluang Bisnis Ekspor Daun Pisang

JasindoPT.com – Sobat Entrepreneur Daun pisang termasuk hal yang cukup sulit ditemui di luar negeri. Hal ini disebabkan kendala cuaca yang tidak memungkinkan budidaya pohon pisang di negara-negara tersebut.
Kalaupun ada, harganya pun cukup mahal kisaran ratusan ribu per lembarnya jika dikonversi ke rupiah. Adapun negara tujuan ekspor daun pisang Indonesia adalah Jepang, Australia, Amerika, dan Jerman.
Negara-negara tersebut di atas umumnya membutuhkan daun pisang sebagai bahan pembungkus makanan, sarana upacara keagamaan, alas makanan, dan bahan dekorasi makanan.
Selain itu, kesadaran masyarakat negara maju akan produk alami dan ramah lingkungan menjadi salah satu faktor tingginya permintaan daun pisang di pasar global.
Bukankah ini bisa jadi ide bisnis yang akan sangat menguntungkan? Apalagi, jika Anda punya koneksi yang bisa membantu ekspor daun pisang tersebut.
Sementara itu, pengertian peluang usaha juga dapat diartikan sebagai kesempatan yang dicari oleh seseorang ataupun kelompok yang berniat mendirikan sebuah bisnis untuk mencapai tujuan utamanya, yakni meraih keuntungan. Dari peluang usaha ini, pebisnis akan yakin dengan ide bisnis yang mereka pilih.
Selain itu, pebisnis juga dapat memetakan masa depan bisnis yang mereka rintis. Kesempatan berupa peluang usaha yang cukup potensial tersebut tidak langsung datang pada kita, namun harus diusahakan. Itu artinya, kesempatan yang dimiliki oleh masing-masing wirausahawan akan selalu ada.
Tertarik dengan peluang bisnis ekspor daun pisang yang menjanjikan? Kenali dulu peluang menariknya dalam ulasan berikut ini:
1. Harga Daun Pisang Per Lembar Sangat Tinggi di Luar Negeri

Daun pisang kini mulai dilirik untuk dijadikan komoditi ekspor karena dianggap memiliki potensi atau nilai jual yang terbilang tinggi. Di tahun 2020 silam, ide bisnis ekspor daun pisang sempat muncul dan menghebohkan masyarakat
Pasalnya, nilai ekonomis daun pisang terbilang cukup tinggi. Di saat itu, daun pisang yang dijual di Jepang bahkan sempat menyentuh angka delapan ratus ribuan per lembarnya.
Meski kini harga daun pisang tidak setinggi di tahun 2020 lalu, namun harga per lembarnya masih cukup tinggi. Jika dikonversikan ke rupiah, harganya berkisar antara Rp 278.000 sampai Rp 321.000.
Sementara di Amerika Serikat, harga jual per lembar daun pisang berada kisaran USD 13 sampai USD 18. Kalau dirupiahkan sekitar Rp195.000 sampai Rp270.000. Cukup menguntungkan, bukan?
2. Stok Daun Pisang Melimpah

Menurut data yang dirilis Atlas Big, Indonesia merupakan negara di posisi ketiga sebagai penghasil pisang terbanyak di dunia. Setidaknya, ada sekitar 7,2 juta ton lebih pisang yang telah dihasilkan petani di Indonesia.
Bayangkan berapa banyak daun pisang yang dihasilkan dari pohon pisang yang dipanen tersebut? Hal ini membuat persediaan daun pisang sangat melimpah ruah, bahkan seringkali terbuang sia-sia.
Daripada dibuang dan hanya jadi kompos, bukankah akan lebih cuan jika diekspor ke luar negeri? Ketika dikelola dengan baik, tentu akan membuat peluang bisnis ekspor daun pisang ke luar negeri semakin terbuka lebar.
3. Harga Daun Pisang Sangat Murah di Dalam Negeri

Di luar negeri harga daun pisang terbilang mahal hingga mencapai ratusan ribuan per lembarnya. Alasannya karena pohon pisang cukup sulit ditemukan dan hanya bisa diimpor dari negara lain.
Sementara di dalam negeri, harga jual daun pisang terbilang sangat murah karena stoknya yang melimpah. Bahkan hampir tiap rumah di desa punya pohon pisang sendiri karena memang mudah dibudidayakan.
Umumnya daun pisang dijual per kilo dengan harga kurang lebih sekitar Rp4.000 – Rp5.000 saja. Dalam satu kilogram daun pisang tersebut, biasanya terdapat 3 atau 4 lembar daun pisang tergantung ukurannya.
Bandingkan dengan harga per lembar daun pisang di luar negeri yang mencapai ratusan ribu. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa ekspor daun pisang ke luar negeri bisa jadi peluang bisnis menguntungkan. Apalagi jika dikelola dengan serius dan penuh perhitungan.
4. Mampu Memenuhi Kualitas Ekspor

Tidak semua jenis daun pisang bisa diekspor ke mancanegara. Hanya daun dari jenis pisang raja, pisang kepok dan pisang batu saja yang memenuhi kriteria ekspor. Selain itu ada beberapa spesifikasi lainnya yang harus diperhatikan agar daun pisang layak untuk diekspor.
Seperti kualitas daun bagus, berwarna hijau segar, dan juga tidak sobek atau bolong. Kemudian, daun yang dipilih tidak terlalu muda atau terlalu tua dengan panjang daun tak kurang dari 100 sentimeter.
Selain itu, ada beberapa persyaratan tambahan untuk keamanan produk daun pisang ekspor. Di antaranya lulus uji bebas pestisida dan bahan kimia lainnya, bebas logam berat, hingga lulus uji mikroba dan bakeri.
Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan dalam menjalankan bisnis ekspor ini. Mulai dari modal bisnis, stok daun pisangnya, rekanan ekspedisi hingga calon pembelinya. Jadi pastikan Anda sudah benar-benar siap dan tahu seluk-beluk bisnis ekspor dengan baik
Ciri-ciri Peluang Bisnis yang Baik
Setelah mengetahui arti dari peluang bisnis, tentunya hal tersebut memiliki karakteristik beragam. Untuk itu, Anda perlu memahami apa saja ciri-ciri peluang bisnis sesuai dengan kondisi sumber daya yang Anda miliki. Nah, agar Anda dapat menentukan peluang bisnis dengan baik, berikut ini beberapa karakteristik peluang bisnis adalah diantaranya:
- Memiliki nilai jual yang tinggi, unik, dan orisinil.
- Bisnis berjangka panjang bukan musiman.
- Bisnis yang dapat terus berkembang dan bertahan lama.
- Berpotensi untuk terus mengembangkan lini bisnis hingga berskala besar.
- Bisnis bersifat nyata dan serius tidak hanya rencana atau ambisi semata.
- Modal usaha yang dapat dijangkau.
- Mempunyai prospek keuntungan yang menjanjikan dan dapat terbukti.
Sumber Peluang Bisnis
Selain itu, untuk dapat menjelaskan lebih lanjut mengenai sumber peluang bisnis. Sumber peluang bisnis adalah dimanapun dan kapanpun Anda mendapatkan kesempatan untuk terinspirasi dalam membangun sebuah bisnis.
Peluang bisnis bisa Anda dapatkan dari berbagai macam cara selama hal tersebut memiliki nilai jual dan potensi yang menguntungkan. Berikut penjelasan dari beberapa sumber peluang bisnis adalah diantaranya:
1. Latar Belakang Pendidikan
Sumber pertama yang paling umum untuk menemukan peluang bisnis adalah dari latar belakang pendidikan Anda. Latar belakang pendidikan seseorang umumnya berbanding lurus terhadap minat dan keahliannya pada bidang tertentu.
Misalnya, Anda adalah lulusan dari sarjana fashion design tentunya Anda memiliki keahlian di bidang perancangan pakaian dan sejenisnya. Dari hal itulah, Anda dapat menemukan peluang bisnis seperti menciptakan brand fashion, toko butik, jasa fashion designer, dan lainnya.
2. Memanfaatkan Hobi dan Keahlian Diri Sendiri
Masih berhubungan dengan latar belakang pendidikan, Anda juga bisa memanfaatkan hobi atau keahlian Anda menjadi sebuah peluang bisnis menjanjikan.
Hobi merupakan sesuatu hal yang bila dilakukan akan memberikan rasa senang terhadap pelakunya. Seperti contoh, Anda hobi memasak dan melukis lalu dapat dijadikan sebuah peluang bisnis, seperti membangun sebuah cafe dengan tema art gallery.
Intinya, jika hobi yang dilakukan dapat membuat rasa senang akan menjadi peluang bisnis menjanjikan.Tapi perlu diingat, peluang bisnis adalah memanfaatkan suatu hal dengan memiliki nilai jual dan potensi tinggi.
3. Riset atau Penelitian
Selanjutnya, sumber yang bisa Anda manfaatkan untuk menemukan peluang bisnis adalah melakukan riset atau penelitian. Riset tersebut dapat meliputi kondisi pasar, potensi kompetitor, perilaku konsumen, demografis, dan lain-lain.
Riset ini memang merupakan hal penting ketika Anda mau membangun suatu bisnis. Melalui riset, Anda akan semakin mudah untuk menemukan peluang bisnis yang tepat serta berpotensi tinggi untuk menghasilkan keuntungan.
4. Melihat Fenomena atau Masalah Terkini
Selain itu, Anda juga dapat menemukan peluang bisnis adalah dengan melihat fenomena atau masalah yang sedang terjadi belakangan ini. Seperti masalah ekonomi, isu kesehatan, isu sosial budaya, masalah lingkungan dan fenomena lainnya di sekitar Anda.
Sebagai contoh, akhir-akhir ini fenomena pencemaran lingkungan sedang marak terjadi, hal tersebut mengakibatkan berbagai bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
Dari fenomena tersebut mengenai pencemaran lingkungan, Anda dapat menemukan peluang bisnis yaitu membuat produk yang bahan dasar atau kemasannya dibuat dari bahan ramah lingkungan.
5. Menjalin Kerjasama dengan Pihak Lain
Anda juga dapat menemukan peluang bisnis dari melakukan kerjasama dengan pihak lain misalnya vendor atau produsen barang atau jasa tertentu. Kerjasama tersebut dinilai cukup mudah karena Anda cukup melakukan pemasaran dan branding dari bisnis Anda saja.
Contohnya, Anda kenal dengan salah satu vendor pakaian kaus, hal tersebut dapat dijadikan peluang bisnis adalah dengan cara mengajak kerjasama membangun sebuah brand fashion.


![Jasa Pendirian PT, CV, Koperasi, Yayasan, UD, Firma di Kota Bekasi [2025]](https://jasindopt.com/wp-content/uploads/2025/07/img_20250729_155446.jpg?w=1024)


